BLOGGER TEMPLATES AND Gaia Layouts »

Rabu, 09 Maret 2011

 new album aqua timez (carpe diem)

http://paste2.org/p/1248059

Jamur Parasit Ubah Semut Jadi Zombie

Jamur Parasit Ubah Semut Jadi Zombie

Jamur yang menginfeksi semut akan tumbuh memanjang di kepala sampai melepaskan spora dan korbannya menjadi seperti zombie yang hanya diam menggigit bagian bawah daun.






Peneliti temukan empat spesies jamur baru yang bisa mengubah semut menjadi zombie di Amazon. Penelitian yang terbit di jurnal PLoS One itu menunjukkan kalau jamur Ophiocordyceps unliateralis bersifat parasit dan dapat hidup di empat spesies semut (Camponotini sp.) di daerah Zona da Mata, Brazil.
Semut terinfeksi ketika mereka bersentuhan dengan spora yang dilepaskan jamur. Dalam waktu seminggu, semut akan berubah menjadi seperti zombie. "Tingkah laku semut berubah. Mereka menggantung di daun dengan menggigit bagian bawah dedaunan belukar," jelas Profesor David Hughes dari University of Pennsylvania yang juga pemimpin peneliti.
Hughes juga menjelaskan jamur akan tumbuh di kepala semut menjadi seperti antena dan melepaskan sporanya ke udara. Spora itu jatuh ke tanah atau terbawa hujan sehingga dapat bersentuhan dengan semut lain.
Temuan jamur yang membuat semut jadi zombie ini bukan pertama kali. Pada tahun 2009, Hughes menemukan semut zombie di Indonesia. Semut-semut zombie tersebut tergantung pada daun setinggi 25 cm di atas tanah pada lingkungan dengan kelembapan 95 persen--kondisi yang sempurna bagi jamur untuk tumbuh.
Pada spesies-spesies yang ditemukan di Amazon, Hughes menemui perbedaan ukuran dan bentuk. Dua spesies jamur punya spora kedua yang membuat mereka punya kesempatan lebih banyak untuk menempel pada semut. Jamur-jamur baru ini, menurut Hughes, hanya berefek pada spesies semut tertentu saja.
Para ilmuwan tidak melihat kesempatan untuk membuat pestisida dari jamur ini. "Penelitian menunjukkan kalau jamur ini hanya menyerang spesies tertentu. Kalau hama semut berasal dari banyak spesies, pestisida tersebut tak ada gunanya," kata Steve Shattcuk dari SCIRO Ecosystem Sciences.
Hughes selanjutnya berencana pelajari jamur penyebab zombie di Kolombia, Guyana, Brazil, Peru, Malaysia, Papua, dan Australia.

Diduga Banyak Orangutan Ilegal di Jateng


SEMARANG, KOMPAS.com — Pasca-penyitaan seekor orangutan yang dipelihara warga secara ilegal di Cilacap, Centre for Orangutan Protection (COP) mensinyalir masih ada orangutan yang dipelihara secara illegal di wilayah Jawa Tengah.
Pihak COP mengaku telah mengantongi daftar nama orang yang diduga memelihara orangutan. Namun, tindak lanjut atas daftar tersebut masih harus menunggu hasil verifikasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah.
Menurut Dhaniek Hendarto, conservation specialist yang memimpin tim Centre for Orangutan Protection (COP), sebagai satwa yang dilindungi, orangutan tidak boleh dipelihara tanpa izin. Atas alasan itu pula, COP bekerja sama dengan BKSDA Jawa Tengah menyita Rani, seekor orang utan yang dipelihara ilegal oleh Muchtar Efendi, seorang pengelola Klinik Bersalin Kurnia di Cilacap.
Primata bernama latin Pongo pygmaeus yang dipanggil Rani tersebut langsung dibawa ke Semarang setelah disita untuk kemudian diterbangkan ke pusat rehabilitasi  di Kalimantan Tengah.
”Rehabilitasi Rani diperkirakan memakan waktu cukup lama karena ia dipelihara manusia sejak kecil dan terbiasa makan makanan pemberian. Di pusat rehabilitasi nanti kami berharap Rani bisa cepat beradaptasi,” kata Dhaniek, Minggu (6/3/2011).
Muchtar Efendi yang sempat menolak menyerahkan orang utan yang dipeliharanya saat ini terancam hukuman lima tahun penjara atau denda Rp 100 juta karena melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Keanekaragaman Hayati.
Sejauh ini, tambah Dhaniek, Muchtar hanya mendapat teguran dari aparat yang berwenang dan harus merelakan orangutan itu disita untuk dikembalikan ke habitatnya di hutan Kalimantan.
”COP berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan bisa mengawal kasus kejahatan terhadap satwa liar ini agar proteksi terhadap satwa liar lebih optimal dan menimbulkan efek jera bagi para pelanggar,” kata Dhaniek. 

sumber:
http://sains.kompas.com/read/2011/03/06/19425148/Diduga.Banyak.Orangutan.Ilegal.di.Jateng

Rabu, 02 Maret 2011

one piece ch 616

http://hitsuke.blogspot.com/2011/02/one-piece-chapter-616-bahasa-indonesia.html